Berita Terkini

KPU Dompu Gelar Rapat Pleno Mingguan, Matangkan Agenda Kerja dan Persiapan Coktas PDPB 2026

#TemanPemilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu menggelar Rapat Pleno Mingguan pada Senin (2/2/2026) bertempat di Ruang Aula Kantor KPU Kabupaten Dompu. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, dan dihadiri oleh para Anggota KPU yakni Maman Apriansyah, Yusuf, Nasarudin, dan Hidayatullah, serta para Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Dompu.   Rapat pleno mingguan tersebut difokuskan pada evaluasi progres pelaksanaan kegiatan yang telah dibahas pada pleno sebelumnya, sekaligus pemantapan agenda kerja yang akan dilaksanakan dalam satu pekan ke depan. Masing-masing divisi dan subbagian menyampaikan laporan capaian kegiatan, kendala yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis guna memastikan seluruh program berjalan sesuai dengan perencanaan.   Selain itu, rapat juga membahas rencana kunjungan silaturahmi kepada seluruh stakeholder penyelenggaraan pemilu. Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bagian dari penguatan koordinasi dalam rangka pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026, dengan tujuan mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi lintas stakeholder dalam setiap tahapan pemutakhiran data pemilih. Menurutnya, keberhasilan Coktas PDPB sangat bergantung pada koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh pihak terkait.   “Coktas PDPB bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan upaya strategis KPU untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terlindungi. Oleh karena itu, silaturahmi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan,” tegas Arif Rahman.   Ia juga mengingatkan seluruh jajaran KPU Kabupaten Dompu untuk menjaga konsistensi kinerja serta disiplin dalam menindaklanjuti hasil rapat pleno, sehingga seluruh agenda kerja mingguan dapat terlaksana secara optimal.   Sementara itu, para Anggota KPU Kabupaten Dompu menyampaikan berbagai masukan dan tanggapan, khususnya terkait penguatan peran divisi dalam mendukung pelaksanaan Coktas PDPB serta pentingnya pemetaan potensi kendala di lapangan. Masukan tersebut diarahkan agar setiap kegiatan dilengkapi dengan mitigasi risiko dan langkah antisipatif yang jelas.   Para Kasubbag turut menyampaikan laporan teknis serta kesiapan sekretariat dalam mendukung agenda kerja KPU Kabupaten Dompu, baik dari aspek administrasi, logistik, maupun sumber daya manusia. Seluruh peserta rapat menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan koordinasi internal demi kelancaran pelaksanaan seluruh tahapan kegiatan.   Melalui rapat pleno mingguan ini, KPU Kabupaten Dompu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi berkelanjutan dan pemantapan program kerja sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas, sekaligus mengoptimalkan implementasi program Go Vote dalam mendekatkan akses masyarakat terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.

KPU Kabupaten Dompu Gelar Rakor Penyusunan Daftar Risiko dan Penguatan Zona Integritas Tahun 2026

#TemanPemilih. Pada Kamis, (29/1/2026), bertempat di Aula Kantor KPU Kabupaten Dompu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas agenda Penyusunan Daftar Risiko Tahun 2026 serta penguatan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026.   Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, dan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Dompu Maman Apriansyah, Yusuf, Nasarudin, dan Hidayatullah, Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin, para Kepala Subbagian, Pejabat Fungsional, serta seluruh Staf Sekretariat KPU Kabupaten Dompu.   Dalam arahannya, Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kinerja kelembagaan guna menumbuhkan semangat kerja bersama dalam mencapai tujuan strategis organisasi. Ia menegaskan bahwa sesuai agenda rapat, penyusunan Daftar Risiko Tahun 2026 dan pembangunan Zona Integritas harus dipahami sebagai satu kesatuan proses penguatan tata kelola organisasi.   “Penyusunan daftar risiko merupakan bagian dari penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang harus dilaksanakan secara kolektif. Ini bukan pekerjaan personal, meskipun secara teknis diinput melalui aplikasi. Setiap risiko memiliki implikasi langsung terhadap pencapaian sasaran strategis organisasi,” ujar Lahmuddin.   Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Dompu Arif Rahman dalam arahannya menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran dalam menyusun daftar risiko yang akurat dan realistis. Menurutnya, pemetaan risiko yang baik akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat serta upaya mitigasi terhadap potensi hambatan pelaksanaan tugas dan fungsi KPU Kabupaten Dompu.   “Daftar risiko harus disusun dengan penuh tanggung jawab karena memiliki implikasi langsung terhadap pencapaian sasaran kinerja organisasi. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama agar setiap potensi risiko dapat diidentifikasi dan dikelola secara tepat,” tegas Arif Rahman.   Ketua KPU juga menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas Tahun 2026 tidak hanya bersifat administratif, melainkan menuntut perubahan pola pikir, budaya kerja, serta penguatan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas pelayanan kepemiluan.   Dalam kesempatan tersebut, seluruh Anggota KPU Kabupaten Dompu turut memberikan arahan dan penguatan, menekankan pentingnya sinergi antara komisioner dan sekretariat dalam penyusunan daftar risiko serta konsistensi pelaksanaan program Zona Integritas sebagai bagian dari komitmen kelembagaan. Sebagai penutup, jajaran KPU Kabupaten Dompu berharap semangat pembangunan Zona Integritas ini mampu memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku, memperkuat kepemimpinan, serta menghadirkan keteladanan di seluruh jajaran, guna mewujudkan KPU Kabupaten Dompu yang berintegritas, profesional, dan terpercaya. (Humas KPU Dompu).

Perkuat Data Pemilih Berkelanjutan, KPU Dompu Koordinasi dengan Dukcapil

#TemanPemilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu terus memperkuat akurasi dan keberlanjutan data pemilih melalui koordinasi lintas sektor. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi sekaligus koordinasi yang dilakukan jajaran KPU Kabupaten Dompu dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Dompu, terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.    Kegiatan ini dilaksanakan oleh Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi (Perdatin) KPU Kabupaten Dompu, Nasarudin, bersama Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Yusuf, serta Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Hidayatullah. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Dompu di ruang kerjanya. Rabu, (28/1/2026).   Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Dompu, Nasarudin, menjelaskan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari agenda rutin KPU dalam menjaga kualitas data pemilih. “Sebelum menerima DP4 hasil sinkronisasi dari KPU RI untuk dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit), kami terlebih dahulu melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi rutin dengan Dukcapil terkait data pemilih berkelanjutan. Tujuannya untuk melakukan sinkronisasi data kependudukan secara berkala, termasuk mencatat penduduk pindah datang, penduduk yang meninggal dunia, serta perubahan status, misalnya dari TNI/Polri ke sipil atau sebaliknya,” jelas Nasarudin.   Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Dompu, Yusuf, menyampaikan bahwa koordinasi ini juga berkaitan dengan penguatan inovasi KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih. “KPU Kabupaten Dompu memiliki inovasi Go Vote yang diharapkan ke depan dapat dikolaborasikan dengan sistem perekaman data kependudukan di Dukcapil. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mendorong kesadaran masyarakat sejak dini, khususnya pemilih pemula, agar memiliki dokumen kependudukan sekaligus terdata sebagai pemilih,” ungkap Yusuf.   Ia menambahkan bahwa sinergi antara KPU dan Dukcapil menjadi langkah strategis dalam mendukung pendidikan pemilih yang berkelanjutan. “Data kependudukan yang mutakhir menjadi fondasi utama dalam pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antarinstansi sangat penting agar data pemilih yang digunakan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.     Dari pihak Dukcapil, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Dompu menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi penduduk, jumlah penduduk Kabupaten Dompu pada Pemilu mendatang berpotensi mengalami peningkatan signifikan. “Proyeksi jumlah penduduk Kabupaten Dompu pada Pemilu berikutnya berpotensi mencapai lebih dari 300 ribu jiwa pada tahun 2029. Hal ini didukung oleh pendataan penduduk yang semakin komprehensif melalui program Dompu Melayani,” jelasnya.   Menanggapi hal tersebut, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Dompu, Hidayatullah, menegaskan implikasi teknis dari peningkatan jumlah penduduk terhadap penyelenggaraan Pemilu. “Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, khususnya Pasal 191 ayat (2) huruf d, kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 300.000 sampai dengan 400.000 jiwa memperoleh alokasi sebanyak 35 kursi. Hal ini tentu menjadi perhatian penting dalam perencanaan teknis Pemilu ke depan,” tegas Hidayatullah.   Melalui kegiatan koordinasi ini, KPU Kabupaten Dompu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkualitas. (Humas KPU Dompu).

KPU Dompu Ikuti FDT Penyusunan LKJIP dan Cascading Kinerja Tahun 2025-2026

#TemanPemilih. Pada Selasa, (27/1/2026), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu mengikuti kegiatan Forum Diskusi Terpumpun (FDT) Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) KPU Tahun 2025 serta Penyusunan Cascading Kinerja dan Indikator Kinerja Utama (IKU) KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota Tahun 2025–2029.   Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. KPU Kabupaten Dompu mengikuti kegiatan ini dari kantor setempat yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, didampingi Anggota KPU Kabupaten Dompu Yusuf, Maman Apriansyah, dan Nasarudin, serta Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin. Turut hadir para Kepala Subbagian dan Pejabat Fungsional di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Dompu.   Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, menyampaikan bahwa kegiatan FDT ini merupakan bagian penting dalam memperkuat perencanaan dan pengukuran kinerja KPU agar selaras dengan arah kebijakan nasional.“Penyusunan LKjIP, Cascading Kinerja, dan Indikator Kinerja Utama harus dilakukan secara terencana, terukur, dan selaras dengan visi kelembagaan KPU. Melalui forum ini, kami memperoleh penguatan untuk memastikan seluruh program dan kegiatan KPU Kabupaten Dompu memiliki kontribusi nyata terhadap capaian kinerja organisasi,” ujar Arif Rahman.   Dalam FDT tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Materi yang disampaikan meliputi persiapan penyusunan Cascading Kinerja dan Indikator Kinerja Utama (IKU) KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota yang disesuaikan dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2025, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, serta evaluasi Rencana Kerja dan Program (RKP) KPU Tahun 2025.   Selanjutnya, narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyampaikan materi terkait persiapan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) KPU Tahun 2025, dengan penekanan pada keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kinerja yang akuntabel dan berbasis indikator yang jelas. Sekretaris KPU Kabupaten Dompu, Lahmuddin, menegaskan bahwa hasil FDT ini akan menjadi acuan bagi jajaran sekretariat dalam menyusun dokumen kinerja secara lebih sistematis dan berkualitas.“LKjIP bukan sekadar laporan administratif, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada publik. Oleh karena itu, sekretariat KPU Kabupaten Dompu berkomitmen untuk mendukung penuh penyusunan dokumen kinerja yang akurat, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Lahmuddin.   Kegiatan FDT diakhiri dengan pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) yang membahas lebih lanjut substansi penyusunan LKjIP, Cascading Kinerja, serta Indikator Kinerja Utama. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Dompu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta mewujudkan penyelenggaraan pemilihan umum yang profesional, berintegritas, dan terpercaya. (Humas KPU Dompu).

Rapat Pleno Mingguan, KPU Dompu Evaluasi Progres dan Matangkan Agenda Kerja se Pekan

#TemanPemilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu melaksanakan Rapat Pleno Mingguan pada Senin, (26/1/2026), bertempat di Ruang Aula Kantor KPU Kabupaten Dompu. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Dompu, Arif Rahman, serta dihadiri oleh Anggota KPU Maman Apriansyah, Yusuf, Nasarudin, Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin, dan para Kepala Sub Bagian (Kasubbag) di lingkungan Sekretariat KPU Dompu.   Rapat pleno mingguan ini difokuskan pada evaluasi capaian progres kegiatan yang telah dibahas pada rapat pleno sebelumnya, sekaligus membahas perencanaan dan pemantapan agenda kerja yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu satu minggu ke depan.   Dalam arahannya, Ketua KPU Kabupaten Dompu Arif Rahman menekankan pentingnya rapat pleno mingguan sebagai forum strategis untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan serta target yang telah ditetapkan. “Rapat pleno mingguan ini menjadi sarana evaluasi bersama untuk melihat sejauh mana progres kegiatan yang telah kita laksanakan, sekaligus menyusun langkah-langkah konkret untuk kegiatan ke depan agar berjalan lebih efektif, terukur, dan tepat waktu,” ujar Arif Rahman.   Ia juga mengingatkan seluruh jajaran, baik komisioner maupun sekretariat, agar terus menjaga koordinasi dan komunikasi lintas divisi. Menurutnya, sinergi yang solid menjadi kunci utama dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan KPU Kabupaten Dompu.   Senada dengan itu, Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya keselarasan antara perencanaan kegiatan dan dukungan administratif. “Kami dari sekretariat berkomitmen untuk terus mendukung setiap program kerja KPU melalui pengelolaan administrasi, keuangan, dan sumber daya secara tertib, transparan, dan akuntabel,” ungkap Lahmuddin.   Lebih lanjut, Lahmuddin juga menyampaikan bahwa hasil rapat pleno ini akan menjadi pedoman kerja bagi sekretariat dalam menyiapkan kebutuhan teknis dan administrasi kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.   Dalam sesi diskusi, para Anggota KPU Kabupaten Dompu menyampaikan berbagai masukan dan tanggapan terkait progres kegiatan di masing-masing divisi. Beberapa catatan penting disampaikan, terutama terkait penguatan koordinasi internal, penjadwalan kegiatan agar lebih efisien, serta antisipasi terhadap potensi kendala teknis di lapangan.

Kadiv Hukum dan Pengawasan Tekankan Disiplin Kerja dalam Apel Pagi KPU Dompu

#TemanPemilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu melaksanakan apel pagi pada Senin, (12/1/2026), yang berlangsung di Halaman Kantor KPU Kabupaten Dompu, Jalan Bhayangkara Nomor 06. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen kedisiplinan dan tanggung jawab kerja seluruh jajaran sekretariat guna mendukung kinerja kelembagaan secara optimal.   Apel pagi dipimpin oleh Ketua Divisi (Kadiv) Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Dompu, Maman Apriansyah, serta dihadiri oleh Sekretaris KPU Kabupaten Dompu Lahmuddin, para Kepala Subbagian, dan seluruh staf sekretariat KPU Kabupaten Dompu.   Dalam arahannya, Maman Apriansyah menekankan pentingnya disiplin kerja sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan. Ia mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta tidak bersikap apatis terhadap tanggung jawab pekerjaan yang diemban.   “Disiplin kerja harus menjadi budaya bersama. Setiap pegawai dituntut untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme, serta bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas pokok maupun tugas lain yang diberikan pimpinan,” tegas Maman Apriansyah.   Ia juga menambahkan bahwa komitmen, kepedulian, dan kerja sama antarpegawai menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang akuntabel dan berintegritas, sejalan dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu yang profesional.   Melalui apel pagi ini, KPU Kabupaten Dompu berharap seluruh jajaran sekretariat semakin solid, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kinerja dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pemilih.